Berita

BANGKA BELITUNG SIAP MENJADI TUAN RUMAH SARASEHAN NASIONAL PEMBANGUNAN BERWAWASAN KEPENDUDUKAN

PANGKALPINANG--  Provinsi Bangka Belitung terpilih menjadi tuan rumah kegiatan Sarasehan Nasional Pembangunan Berwawasan Kependudukan dan InsyaAllah kita sudah siap mensupport acara ini. Demikian diungkapkan oleh Pj. Sekda Bangka Belitung Yulizar Adnan saat membuka rapat koordinasi persiapan Sarasehan Nasional Pembangunan Berwawasan Kependudukan di Ruang Batu Rakit Rumah Dinas Gubernur Bangka Belitung Jumat (6/9/2019) didampingi oleh Kepala DP3ACSKB Susanti, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bangka Belitung Etna Estelita, Plh Kepala BKKBN Pusat Dwi Listyawardani. 

"Secara teknis Ibu Susanti memberikan gambaran kesiapan kita  dalam pelaksanaan Sarasehan Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 September yang akan datang dan kami dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan mendiskusikan dan berkoordinasi terus agar acara ini dapat berjalan lancar", terang Yulizar. 

 Plh Kepala BKKBN Pusat Dwi Listyawardani bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur atas perhatiannya terhadap program Kependudukan KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sehingga beliau secara khusus melaksanakan Sarasehan Nasional Pembangunan Berwawasan Kependudukan ini dan ditempatkan di Bangka Belitung.

"Hanya Sedikit bahkan boleh dibilang hampir tidak ada Kepala Daerah lain selain Gubernur Bangka Belitung yang secara konsisten memberikan perhatian yang begitu besar sejak awal mengenai program KKBPK ini dan hanya Bangka Belitung yang menerapkan di seluruh Desa menjadi Kampung KB dan ini istimewa di mata kami, oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bangka Belitung beserta jajaran yang terus mensupport", jelas Dani. 

Dani juga menyebutkan beberapa prestasi lain seperti tingginya angka kepesertaan KB  serta angka unmeet need (kebutuhan pasangan usia subur terhadap suatu jenis alat kontrasepsi yang tidak tersedia dan memutuskan tidak menggunakan alat atau metode kontrasepsi) paling rendah, kemitraan nya sangat kuat, dibawah kepemimpinan pak Gubernur semua unsur yang mendukung unsur KKBPK ini bahu-membahu mendukung secara kompak sehingga prestasinya juga kelihatan.

Selanjutnya Dani menjelaskan rencana yang akan menjadi keynote speaker pada Sarasehan Nasional ini yakni Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo dengan tema "Sinkronisasi Pembangunan Nasional dan Daerah dalam Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat", Kepala Bappenas RI Bambang Brojonegoro  dengan tema "Skenario Pembangunan Kependudukan, Menuju Indonesia Emas 2045", Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo dengan tema "Grand Design Pembangunan Kependudukan dan Peluang serta Tantangan Bonus Demografi Indonesia", Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dengan tema "Memperkuat BKKBN untuk Pembangunan Berkelanjutan", Peneliti LIPI Siti Zuhro dengan tema "Membangun SMart Community untuk Kesejahteraan Keluarga dan akan dipandu oleh moderator Effendi Gazali Pakar Komunikasi Politik.

Kepala DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung Susanti menjelaskan bahwa Gubernur Bangka Belitung memang sejak lama concern dengan program kependudukan ini apalagi yang berurusan tentang keluarga, beliau paham bahwa Sumber Daya Manusia itu perlu disiapkan dengan baik dan penduduk harus menjadi tolak ukur utama dalam merencanakan pembangunan dan ini terus menjadi komitmen beliau dari 15 tahun lalu baik saat menjadi Bupati maupun saat ini sebagai Gubernur.

"Dari sekian banyak lambang sinergitas, ada satu implementasi yaitu tersusunnya Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai Kampung KB yang di Indonesia hanya ada 2 Pergub Kampung KB salah satunya di Jawa Tengah namun implementasinya berbeda, Kampung KB di Bangka Belitung ini adalah lambang keterpaduan dan sinergitas, kegotong royongan atau lambang serumpun sebalainya Bangka Belitung", jelas Susanti.

Susanti menambahkan bahwa ini bukan hanya tentang KB saja, namun bagaimana ini menjadi asal muasal sehingga semua orang terpadu membangun yang berdasarkan wawasan kependudukan, bersinergi ditandai dengan adanya Pergub Nomor 40 Tahun 2018 tentang Kampung KB. 

"Sarasehan Nasional ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi Gubernur dalam melakukan pembangunan berwawasan kependudukan dan tahun ini kita menjadi tuan rumah pelaksanaan Sarasehan Nasional ini dan direncanakan akan dilaksanakan pada Jumat 13 September 2019 di Restoran Gale-Gale Pangkalan Baru dengan menyiapkan kursi dan konsumsi kurang lebih sebanyak 500 pack", tambahnya. 

 

Sumber: 
DP3ACSKB
Penulis: 
Lisia ayu
Fotografer: 
Hatta/Rumiyanto
Editor: 
Kabid PPKB
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB