Berita

Aktif Melakukan Kegiatan Positif, Menjauhkan Anak dari Pernikahan Dini

PANGKALPINANG - Anak-anak di Bangka Belitung harus aktif melakukan kegiatan positif, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di sekolah. Diharapkan sejumlah aktivitas tersebut dapat menjauhkan anak dari pernikahan dini.

Demikian disampaikan Dra, Susanti M.AP Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat Webinar Pendewasaan Usai Perkawinan, Rabu (25/11/2020).

Lebih jauh Kepala DP3ACSKB menjelaskan, tahun 2017 jumlah kasus pernikahan anak berada di urutan ketiga dari 34 provinsi. Kemudian di tahun 2018 berada di peringkat sebelas, selanjutnya kembali turun ke peringkat sembilan di tahun 2019.

Data tersebut menunjukan masih cukup banyak terjadi kasus pernikahan anak di Bangka Belitung. Jumlah pernikahan anak semester I tahun 2020, tercatat di Kabupaten Bangka Barat ada 315 kasus, di Kabupaten Belitung Timur ada 215 kasus.

Selanjutnya di Kabupaten Bangka ada 191 kasus, Kabupaten Belitung 188 kasus, Bangka Selatan 137 kasus, Bangka Tengah 56 kasus dan Pangkalpinang tercatat ada 40 kasus pernikahan anak.

Pernikahan anak membawa dampak kurang baik, salah satunya menimbulkan masalah stunting. Untuk itu, sebelum menikah harus mengerti dan paham delapan fungsi keluarga di antaranya fungsi agama, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi.

Selain itu, ada fungsi ekonomi, fungsi kasih sayang, fungsi sosial dan budaya, fungsi sosial dan pendidikan serta fungsi pembinaan lingkungan. Tentunya sulit untuk memenuhi sejumlah fungsi tersebut jika melakukan pernikahan di usia dini.

Untuk mengindari terjadinya peningkatan kasus pernikahan anak tersebut, disarankan generasi muda aktif melakukan kegiatan positif. Contohnya, kegiatan OSIS, Pramuka, Forum Anak, Palang Merah Remaja, kegiatan Rohis.

Selain itu, ada juga PIK (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), Gen-Re (Generasi Berencana) dan sejumlah kegiatan positif lainnya. 

"Diharapkan anak-anak tidak melakukan tindakan yang mengarah pada pernikahan dini. Generasi cerdas adalah generasi yang merencanakan masa depannya. Berencana itu keren," tegasnya.

Sumber: 
DP3ACSKB Babel
Penulis: 
DP3ACSKB Babel
Bidang Informasi: 
DP3ACSKB