“129” TELEPON SAHABAT ANAK BEBAS PULSA

“129” TELEPON SAHABAT ANAK BEBAS PULSA

Pangkalpinang_DP3ACSKB mensosialisasikan dan mempromosikan TESA, Telepon Sahabat Anak melalui kegiatan yang didanai oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI bertempat di Hotel Puncak, Pangkalpinang Kamis (12/10/2017).

Tesa Merupakan Layanan Telepon Sahabat Anak Yang Di Prakarsai Oleh 5 Instansi Yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Kemensos, Kementerian Komunikasi Dan Informasi, PT. Telekomunikasi Indonesia Dan Plan Indonesia. Kegiatan ini dipesertai oleh OPD PPPA 7 Kabupaten/Kota, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, LSM yng bergerak di bidang PP dan PA, P2TP2A, Forum Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sosialisasi TESA dilakukan selama 1 hari dan diisi dengan pengenalan TESA itu sendiri dan diperkaya dengan tanya jawab dan sharing pengalaman dari masing-masing peserta dalam menggeluti dunia anak. Materi disampaikan oleh narasumber pusat dan daerah. Kementerian PPPA mengajak mitra P2TP2A DI. Yogyakarta sebagai lembaga yang telah menjalanka TESA terlebih dahulu untuk berbagi pengalaman kepada peserta. Selain narasumber luar daerah, kegiatan ini juga melibatkan narasumber dari PT.TELKOM cabang Pangkalpinang.

Ketua panitia, Sukirno melaporkan bahwa kegiatan ini bermaksud untuk mensosialisasikan sekaligus memberikan pelatihan layanan telepon sahabat anak (TESA) 129 dengan tujuan agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dikenal luas oleh anak-anak yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harapan akhirnya adalah untuk meminimalisir angka kekerasan terhadap anak yang sekaligus juga sebagai sarana konseling tempat anak menyampaikan aspirasi dan permasalahan anak. 

Kegiatan ini di buka oleh Ibu Ida Adriza selaku Kabid. Perlindungan Perempuan dan Anak pada Dinas P3ACSKB. Dalam kata sambutannya beliau mengutarakan betapa pentingnya waktu dan perhatian orang tua terhadap anak ketika seorang anak beranjak remaja dan dewasa. Anak-anak akan mempunyai banyak hal yang menjadi pertanyaan dan tidak semua pertanyaan anak dapat diutarakan apalagi mendapatkan jawaban yang tepat. Ketika orang tua kurang dapat mengakomodir kebutuhan anak seperti itu maka solusi dari TESA ini dapat mengatasi permasalahan anak dalam hal membantu anak dalam mendapatkan informasi yang tepat. Tidak hanya itu bahkan melalui program Telepon Sahabat Anak (TESA) 129  membantu anak yang membutuhkan perlindungan khusus atau berada dalam situasi darurat maupun anak yang membutuhkan layanan konseling dengan bebas pulsa atau gratis.

Kemudian Ibu Ida Adriza menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan pelatihan TESA ini peserta yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah dalam mengenalkan TESA kepada masyarakat yang ada dibawah tanggungjawabnya.

”Semoga manfaat dari kegiatan ini bisa disebarkan ke seluruh anak dan stakeholder terkait agar kekerasan terhadap anak bisa diakhiri” imbuh Kabid Perlindungan Anak dan Perlindungan Perempuan menutup sambutan. // Fia

Sumber: 
Bid PPPA DP3ACSKB
Penulis: 
Fianda
Fotografer: 
Fianda
Editor: 
Yanuarson